dipelataran masjid aku menepi, menjumpai kawan-kawanku. obrolan santai yang lebih banyak mengundang gelak... membuatku berfikir, sampai kapankah kebersamaan ini akan terjalin?
ataukah hanya seperti angin yang berhembus? sekejap datang, sekejap pergi.
lagi-lagi aku terpukau dengan guguran daun-daun itu. daun-daun kering yang tersapu angin. aku tak tahu ada apa dengan hatiku yang sebenarnya.
lagi-lagi. sepi.
aku melihat wajahku diguguran daun itu. atau mungkin itu memang aku?
Jumat, 13 Juni 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar