Minggu, 18 Mei 2014

Didekap bayang Kematian

 17 Mei 2014
(Menjelang Ashar)
Tak akan pernah ku lupakan hal ini. Hal yang terkadang membuatku takut untuk tertidur. takut tak bisa terbangun lagi ketika tertidur.
Keletihan membawaku untuk beristirahat, pukul 2 siang. aku memang orang yang tidak boleh terlalu letih. ketika letih tubuhku akan berontak dan akhirnya akan terasa remuk. jadi saat itu aku memutuskan untuk istirahat saja. tidur siang.
kemudian aku mendengar suara adzan. aku menjawab adzan itu. aku berusaha bangkit, tapi tubuhku kaku. aku membuka mata yang kulihat hanya cahaya. tak ada yang lain. cahaya yang perlahan-lahan pudar dan gelap. kurasakan dekapan kematian saat itu juga. aku mencoba berontak, tak ingin kehilangan cahaya itu. tapi aku tak berdaya, lidahku hanya terus berusaha mengucap asmanya sebanyak mungkin, mengucap kalimat tauhid. ku rasakan ketakutan yang tak pernah kurasakan sebelumnya. aku sangat takut. "Apa aku akan benar-benar meninggal?" aku mencoba menggapai cahaya itu tapi kemudian cahaya itu menghilang. aku merasa ringan meskipun aku sangat takut. takut aku tak khusnul khotimah. aku mengiba. tapi kemudian lidahku kelu. aku menjadi sangat takut. aku sudah tidak berdaya. aku merasa tak punya tubuh. aku takut...sangat takut.

ketakutanku semakin bertambah ketika aku mengingat jasadku tidak berhijab. aku hanya memakai trening panjang dan baju kaos didalam kamar. tubuh dan lidahku sudah tidak bisa berbuat apa-apa. hanya hatiku yang menjerit kepada Allah. aku tak mau jasadku ditemukan tanpa hijab. tidak ya Allah...hatiku menjerit, hatiku menangis.  

seketika aku merasa kembali ketubuhku. darah diseluruh tubuhku terasa panas. tubuhku gemetar. dan akhirnya aku tersadar dengan tubuh masih gemetar dan masih terasa panas. dan ternyata benar adzan yang tadi kudengar baru saja selesai.

semuanya terasa sangat nyata. dan memang itu nyata.

Ya Robb....sungguh aku masih sangat ketakutan Engkau mengambilku tapi aku tidak mempersiapkan diriku. inikah peringatan dariMu bahwa Al-Maut bisa datang kapan saja?bahkan ketika diri merasa baik-baik saja?
sungguh ya Robb.... Khusnul Khotimahkan aku.

0 komentar:

Posting Komentar