Kamis, 18 September 2014

Aku dan Sakit

Tentang sakit. apa aku pernah menuliskannya? kurasa belum. kali ini aku ingin menuliskannya. Tentang sakit yang entah kapan itu akan benar-benar menghilang dan melupakan diriku.
ya, aku ingin bertanya, kapan sakit itu akan melupakanku? ataukah memang butuh waktu lama untuk sekedar berhenti menyapaku hingga melupakanku? mungkin.
Ini tentang sakit yang bahkan aku pun tak tahu dia siapa dan apa. aku tak pernah ingin memikirkannya seperti itu. cukup hanya tahu, ini sama dengan sakit.

terkadang ku dengar bisikan ini karena kebandelanku tentang makan. tapi tahukah mereka? bahkan ini lebih dari itu. bahkan tak ingin makan hanya sebuah efek kecil dari sakit itu.

lalu mereka mengatakan lagi. mungkin ini geger otak. yaah....mungkin saja. pendarahan otak ataupun gegar otak. lantas aku bisa apa? aku hanya bisa menikmatinya kan? tak mungkin untuk membagikan rasa sakitnya kepada orang lain hingga rasa sakitnya bisa menghilang.

obat. berapa banyak obat yang pernah ku tenggak? bahkan aku pernah trauma dengan obat. obat yang salah yang pernah diberikan oleh seorang dokter kepadaku. obat yang bukan menyembuhkanku tapi malah tambah memperparah kondisiku. karenanya aku enggan menginjakkan kaki lagi di ruang periksa dokter dan mengambil obat-obat yang tertulis di catatan-catatan yang berhuruf aneh dan tak bisa ku baca.

hingga akhirnya sebuah paksaan dari mereka mengantarku ke ruang periksa. lagi. aku menerima obat. lagi. aku meminumnya. lagi. aku susah berjalan. cukup. aku berhenti. aku harus hidup tanpa obat. benar kan????

aku memilih bersahabat dengan sakit daripada bersahabat dengan obat-obatan itu.

obat itu tidak akan pernah menyembuhkanku. bagaimana mungkin aku bisa sembuh jika mereka hanya mendiagnosa tanpa kepastian? hanya menduga-duga. dan aku hanya makin merasa sakit.

aku berhenti. aku bisa berjalan. jadi benar kan? aku tak butuh obat-obat aneh itu.

sendiri. selalu. sakit. selalu. sendiri. aku.

aku hanya butuh Allah Robbiku. dan petunjuk Nabiku
ya. Hanya itu.

0 komentar:

Posting Komentar